Mahasiswa Tarbiyah Newbie

 

Oleh : Taufik Rahman

 

Dalam Islam, istilah pendidikan disebut dengan tarbiyah. Menurut ilmu bahasa, tarbiyah berasal dari tiga pengertian kata -robbaba-robba-yurobbii- yang artinya memperbaiki sesuatu dan meluruskannya.

 

Sedang arti tarbiyah secara istilah adalah:

1. Menyampaikan sesuatu untuk mencapai kesempurnaan, dimana bentuk penyampaiannya satu dengan yang lain berbeda sesuai dengan tujuan pembentukannya.

2.  Menentukan tujuan melalui persiapan sesuai dengan batas kemampuan untuk mencapai kesempurnaan.

3.  Sesuatu yang dilakukan secara bertahap dan sedikit demi sedikit oleh seorang pendidik.

4. Dijadikan sebagai tujuan terpenting dalam kehidupan, baik secara individu maupun keseluruhan, yaitu untuk kemashlahatan ummat dengan asas mencapai keridhaan Allah SWT.

 

Seperti tersirat dalam firman Allah:

"Tidak wajar bagi seorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al kitab, hikmah dan kenabian, lalu ia berkata kepada manusia, 'hendaklah kamu menjadi penyembahku, bukan penyembah Allah'. Akan tetapi (dia berkata),'hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya."

(Ali Imran:79)

 

Biasanya tabiyah itu kebanyakan berada di Universitas ataupun Sekolah Tinggi yang berbasis Agama Islam yang banyak para mahasiswa – mahasiswa memilih jurusan tersebut.



 

Karena pada dasarnya Fakultas Tarbiyah atau Ilmu Keguruan itu berfungsi untuk menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional, yang tujuannya adalah membentuk Sarjana Pendidikan Islam yang memiliki keahlian dalam bidang pendidikan dan pengajaran Islam.

 

“Dengan keahlian khusus dalam bidang studi pendidikan agama Islam, bahasa Arab, dan bahasa Inggris serta berkewenangan menjadi guru atau mengajar dalam bidang studinya. Adapun gelar sarjana yang diterimanya untuk alumni Strata satu adalah S.Pd.I.”

 

Jurusan Pendidikan Agama Islam atau PAI sendiri merupakan salah satu program studi atau jurusan kuliah yang bertujuan untuk menghasilkan sarjana yang ahli dalam bidang pendidikan dan pengajaran agama Islam.

 

Sehingga mahasiswa di program studi ini akan dibekali ilmu pengetahuan mengenai materi pendidikan agama Islam sekaligus metodologi dalam pengajarannya. Program studi ini nantinya akan menghasilkan para tenaga pendidik di bidang ilmu agama Islam, yang akan mengajar di Madrasah Aliyah dan sederajat.

 

Mengingat mahasiswa di program studi ini akan dipersiapkan menjadi seorang pengajar. Maka akan mendalami materi agama Islam sekaligus tata cara menjadi pengajar yang baik. Sehingga kamu memiliki dua ilmu pengetahuan sekaligus, sehingga membantumu memahami segala hukum dan aturan dalam agama Islam.

 

Tak hanya bisa mengajar di sekolah-sekolah dan kampus berbasis ilmu Islam saja, namun juga sekolah-sekolah dan kampus umum. Sehingga bisa menjadi pengajar di berbagai tempat atau instansi pendidikan jenjang manapun.

 

Faktanya ada alasan mengapa banyak orang memilih Jurusan Pendidikan Agama Islam antara lain :

1. Mudah Ditemukan

2. Bisa Menjadi Pengajar

3. Mendalami Ilmu Agama

4. Mengantar Diri Menjadi PNS

5. Merupakan Lulusan dan Profesi yang Selalu Dibutuhkan

6. Ladang Investasi Pahala

 

Data tersebut sebagai sempel hasil wawancara saya kepada mahasiswa – mahasiswa yang memilih jurusan Tarbiyah atau Pendidikan Agama Islam.

 

Memang ini hanya hasil wawancara yang tidak menyatakan bahwa hanya sebatas 6 alasan saja tapi memang hasil tersebut yang saya gunakan karena berbasis fakta dilapangan

 

Bagi saya sendiri, memilih jurusan Tarbiyah atau Pendidikan Agama Islam ialah selain ingin lebih mendalami Ilmu Agama saya juga ingin mempunyai Investasi Pahala.

 




Rata – rata mahasiswa yang ada di fakultas Tarbiyah memang sudah berprofesi sebagai guru di sekolah swasta, akan tetapi saya sampai saat ini saya sendiri belum pernah merasakan menjadi seorang Guru.

 

Entah belum memulai atau belum ada kesempatan tapi dalam aturan yang ada di Lembaga tempat saya mengeyam Pendidikan tinggi sangat diharuskan untuk bisa mengajar karena mengajar adalah sebagai syarat kelulusan nanti.

 

Saya sendiri memang lebih senang dengan Aktivitas yang bersifat sosial dan belum terlalu memikirkan untuk mengajar disekolah, mungkin karena selain berbeda style juga belum berpengalaman juga dalam mengajar

 

Ada argumen yang mengatakan bahwa mahasiswa Tarbiyah itu adalah Mahasiswa yang Kampungan dan disitulah saya mulai berang.

 

Mengapa demikian, selain saya tidak terima akan ucapan itu tapi di sisi lain memang banyak mahasiswa Tarbiyah yang kampungan

 

“Kampungan disini ialah tidak dari segi penampilan tapi dari segi pemikiran dan kemampuan”

 

Padahal mahasiswa di bidang Tarbiyah itu mempunyai potensi – potensi yang sangat menjanjikan akan tetapi kebanyakan dari mereka hanya senang menjadi “Pengajar” saja

 

Sangat disayangkan, hanya Sebagian kecil mahasiswa Tarbiyah yang mempunyai jalan pemikiran yang berbeda.

 

Maklum saja mungkin karena kurang cocok dengan style nya…

 

“ Mahasiswa Tarbiyah kok kaya gini?

Kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam harus mencirikan kita sebagai manusia - manusia yang lebih rapih, begitulah ucap senior yang menegur tentang cara berpakaian saya yang tidak mencontohkan mahasiswa Tarbiyah”

 

Ya, mungkin cara berpakaian ini karena masih terbawa dengan suasana kampus sebelumnya dan menurut saya sebenarnya pakaian memang tidak berpengaruh terhadap perilaku. Justru akhlak lah yang harus di perlihatkan karena akhlak itu mencerminkan diri kita sebenarnya.

 

Terkadang saya sendiri berfikir apakah saya salah lagi dalam mengmbil jurusan?.

Tetapi saya sangat nyaman dengan jurusan ini dan juga mungkin karena Style nya saja yang sedikit berbeda

 

Menurut saya, sudah saatnya mahasiswa tarbiyah harus membuat perbedaan. Karena perkembangan zaman sudah semakin pesat dan kita harus mengikuti tapi meninggalkan aturan dan norma – norma agama.

 

Mahasiswa tarbiyah itu tidak harus tentang mengajar di sekolah saja, tapi cita – citakan lah bagaimana kita mempunyai sekolah sendiri

 

Mahasiswa tarbiyah itu harus banyak belajar, karena cakrawala terlalu luas untuk dijelajahi dan mahasiswa tarbiyah Harus selalu belajar dan mengUpgrade kemampuan pribadi agar tak dianggap sebelah mata

 

Mahasiswa tarbiyah juga janga melupakam Tri Dharma Perguruan Tinggi karena bagaimanapun juga kita tetaplah seorang Mahasiswa yang bisa memberi manfaat kepada masyarakat

 

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”

(HR. Ahmad No: 3289). Karena sesungguhnya ketika kita berbuat baik kepada orang lain, manfaatnya akan kembali kepada kita

 

Dan harapannya adalah mahasiswa tarbiyah juga bisa bersaing dengan mahasiswa – mahasiswa di bidang lain karena saya yakin bahwa kita mempunyai potensi untuk maju.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nge-Barcode

Judulnya Pendidikan. Katanya...!!!!

Korelasi Al-Fatihah Dalam Kehidupan